Gelar Reses, Anggota DPRD Ketapang Marzuki Serap Aspirasi Warga

Anggota DPRD Ketapang, Marzuki gelar Reses untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan warga di Daerah Pemilihannya.

METROKALBAR, Ketapang – Anggota DPRD Ketapang asal daerah pemilihan (dapil) I, Delta Pawan, Muara Pawan dan MHU, Marzuki menyerap aspirasi masyarakat dan keluhan saat reses perdananya di Kecamatan Muara Pawan, Ketapang.

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P)di DPRD Ketapang itu melaksanakan resesnya di Desa’ Tempurukan, Kamis (21/11/24), dengan konstituen sekaligus menjaring aspirasi warga.

“Saye di masa reses perdana ini menyerap aspirasi masyarakat dan akan mengakomodir setiap usulan untuk dimasukkan dalam prioritas program yang diperjuangkan fraksi,” ujarnya usai reses.

Zuki sapaan akrabnya kepada Metro Kalbar mengatakan dirinya akan menyerap seluruh usulan masyarakat dan akan menjadi program prioritasnya, namun realisasinya diupayakan di anggaran perubahan tahun 2025.

Dijelaskannya, anggaran pokok pikiran anggota DPRD sudah dialokasikan pada APBD murni 2025 dan sudah ditetapkan sehingga usulan warga pada reses masa sidang pertama diperjuangkan di APBD perubahan.

“Kami akan memperjuangkan setiap usulan warga dan sebagai anggota DPRD siap memperjuangkan melalui program SKPD di lingkup Pemkab Ketapang maupun pembiayaan melalui pokir DPRD,” ungkapnya.

Zuki menuturkan, pihaknya juga mengapresiasi masukan maupun permasalahan yang disampaikan masyarakat sehingga dapat lebih mengetahui permasalahan agar bisa membantu sesuai kewenangan. Selain itu, tidak hanya menyasar ke APBD Kabupaten Ketapang saja, dirinya juga siap membawa aspirasi masyarakat ke pemerintah provinsi bahkan ke pemerintah pusat ( APBN).

“Reses ini selain sebagai sarana saling silaturahmi juga membantu kami sebagai wakil rakyat mengetahui berbagai persoalan sehingga bisa bersama-sama pihak terkait bekerja sama menyelesaikannya, bahkan tidak hanya menyasar ke APBD Kabupaten Ketapang saja, saya juga siap membawa aspirasi masyarakat ke pemerintah provinsi bahkan ke pemerintah pusat ( APBN)” ucapnya.

Ketua BPD Desa Tempurukan Elham Zainal, menyampaikan aspirasi dari warga yang meminta untuk pembangunan rehabilitasi Tanggul air asin pertanian, yang mana saat ini ada tanggul yang jebol.

“Saat air pasang, air asin yang berasal dari pantai dan sungai masuk lahan pertanian, saat ini ada berapa titik tanggul yang mulai jebol perlu perbaikan, sehingga air asin tidak lagi merambah ke ladang warga, ” sebutnya.

Selain itu, Erham juga meminta untuk dibangunnya jalan rambat beton menuju pemakaman umum. Sebab kata dia, jalan yang menuju pemakaman sudah rusak. Kemudian warga juga meminta untuk diadakannya pembangunan jalan menuju areal pertanian.

“Apa yang telah disampaikan warga merupakan usulan prioritas, sehingga kami warga disini berharap bisa segera direalisasikan, agar tidak muncul lagi keluhan masyarakat,” ujar Erham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup