Alirkan Listrik, Alexander Wilyo Wujudkan Harapan Warga Dusun Tanjung Lambai

Bupati Alexander Wilyo pimpin langsung Penancapan Tiang Listrik pertama di Dusun Tanjung Rambai.

METROKALBAR, Ketapang – Harapan masyarakat Dusun Tanjung Lambai, Desa Senduruhan, Kecamatan Hulu Sungai untuk akses listrik akhirnya terwujud. Bupati Kabupaten Ketapang, Alexader Wilyo, memimpin langsung penancapan tiang listrik pertama di wilayah yang selama ini terpinggirkan.

Suasana khidmat dan ceria terpancar jelas di raut wajah setiap warga, ketika menyambut kedatangan Bupati beserta rombongan. Pada Sabtu ( 28/02/26).

Melalui prosesi adat khas yang kaya makna dan atraksi pencak silat yang memukau, masyarakat tidak hanya menunjukkan keahlian luar biasa, tetapi juga menyampaikan jiwa kekompakan mereka.

Pada waktu berbuka puasa, acara diadakan di Masjid Al-Hidayah, satu-satunya rumah ibadah Islam di dusun tersebut. Bupati pun melebur dengan warga, duduk melingkar di atas permadani, berdialog mengenai kondisi ekonomi dan infrastruktur desa, serta menikmati hidangan buka puasa bersama.

“Sebagai bentuk kedekatan tanpa sekat, saya memilih untuk menginap satu malam di rumah salah satu warga, mendengarkan langsung aspirasi mereka hingga larut malam,” ungkap Alex.

Keesokan paginya, bersama tim PLN dan masyarakat, Bupati turun langsung bergotong royong menancapkan tiang listrik. Ia langsung memegang dan mengangkat tiang besi, menandai bahwa berakhirnya masa tanpa listrik di daerah tersebut.

“Kehadiran saya bukan sekadar formal. Saya ingin merasakan kehidupan warga. Penyambutan adat dan pencak silat bukti kekayaan budaya dan kerukunan kita,” ujarnya.

Sebagai puncak acara, Bupati menandatangani prasasti pada papan kayu ikonik yang memperhatikan nilai budaya lokal. Tindakan ini menjadi simbol komitmen pembangunan yang terpahat di jantung dusun dan dokumentasi sejarah kedatangan Bupati pertama yang mendengar suara masyarakat.

Sebelum mengakhiri kunjungan kerja, Bupati juga tidak lupa menyerahkan santunan kepada anak yatim dan warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup