Bupati Ketapang Sapa Warga di SPBU, Pastikan Pasukan BBM Lancar

METROKALBAR, Ketapang – Kondisi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Ketapang mulai berangsur membaik dan lebih tertib pada Senin (19/10/2026), setelah beberapa hari mengalami antrian panjang akibat kelangkaan pasokan.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo turun langsung ke lapangan untuk memantau proses pendistribusian BBM, salah satunya di SPBU Jalan DI Panjaitan.

Di lokasi tersebut, ia menyapa para pengendara guna memastikan pelayanan pengisian bahan bakar berjalan tanpa hambatan.

Seperti yang dirasakan oleh Indra Saputra (35), salah seorang pengendara di SPBU tersebut. Menurutnya, perbaikan koordinasi pasokan membuat waktu tunggu kini jauh lebih rasional, yakni berkisar 10 hingga 15 menit saja.

“Cukup lengang kalau dibanding kemarin. Cuma masih tetap dikasih jatah. Mobil maksimal Rp 300.000,” ujar Indra, sembari mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam mengawal distribusi BBM.

Hal senada juga diungkapkan oleh petugas SPBU di Jalan DI Panjaitan. Menurutnya, situasi di lapangan kini jauh lebih kondusif dan terkendali dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Udah bececat aman am ni, antrean pun tak pajang, mulai normal,” ucap petugas SPBU itu dengan logat khas Ketapang.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menyampaikan rasa syukur atas perkembangan positif di lapangan. Kendati demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agar pasokan dari Pertamina Patra Niaga tetap stabil dan menjadikan Kabupaten Ketapang sebagai prioritas utama.

“Saya akan terus berkoordinasi dengan Pertamina agar pasokan dan distribusi berjalan lancar.” Tegas Bupati.

Selain memastikan kelancaran pasokan, Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi, termasuk melakukan aksi penimbunan maupun mempolitisasi keadaan.

Menurutnya, Ketegasan turut ditunjukkan dengan meminta aparat penegak hukum untuk mengambil langkah hukum yang tegas terhadap segala bentuk penyelewengan distribusi BBM.

“Jika ada dugaan penyelewengan dalam distribusi, seperti penimbunan dan sebagainya, saya mendorong Polres Ketapang mengambil tindakan tegas,” demi kenyamanan dan ketenangan seluruh masyarakat dalam beraktivitas.” Pungkasnya.

Iklan CMI

Dirgahayu RI Anggota DPRD, Nasdiasyah, S.E,.M.E

M.ERI SETYAWAN, S.Sos.,M.AP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup