Sekilas Info

Ketapang

Belum Bayar Gaji, Karyawan PT ABMP Tutup Akses Jalan Perusahaan Tambang di Ketapang

Akses jalan areal perusahaan tambang milik PT ABMP di Kecamatan Jelai Hulu ditutup karyawannya.

MetroKalbar.com, Ketapang - Sejumlah karyawan PT Anugerah Borneo Meruya Persada (ABMP) yang bekerja sebagai pengelola tambang bauksit di wilayah Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, melakukan aksi protes portal dengan menutup jalan area perusahaan. Rabu (10/08/22).

Aksi pemortalan tersebut lantaran pihak management PT ABMP, belum melakukan membayar upah gaji kepada karyawan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Jelai Hulu, Iptu Zuanda membenarkan kalau sebelumnya telah dilakukan pemortalan terhadap di PT ABMP, pemortalan buntut tuntutan sejumlah karyawan yang meminta pembayaran gaji mereka.

"Sekitar dua hari lalu pemortalan dilakukan sekitar 20 orang, mereka menuntut gaji ke perusahaan," ungkapnya, Kamis (11/8/2022).

Zuanda mengaku kalau tidak ada pengrusakan yang terjadi, sedangkan pemortalan masih berlanjut sampai hari ini lantaran para karyawan masih menunggu janji pembayaran gaji dari perusahaan.

"Saya sudah mencoba berkoordinasi dengan managemen agar persoalan segera diselesaikan dan informasi hari ini (kamis-red) atau jumat akan dibayarkan managemen perusahaan," katanya.

Saat dikonfirmasi, Direktur PT ABMP, Akeng membenarkan kalau adanya pemortalan di perusahaan lantaran persoalan gaji karyawan yang belum dibayar.

"Satu dua hari lagi akan kita bayar," akunya.

Diakuinya kalau pembayaran gaji belum dilakukan karena ada peralihan, kerjanya diperbanyak sehingga di stop.

"Gaji yang belum dibayar sekitar ratusan jutalah," tukasnya.

Penulis: Budi
Editor: Suhanadi

Baca Juga