Balap Liar di Ketapang Bikin Resah, Razia Polisi Cuma Dianggap Angin Lalu

Ilustrasi Balap liar.

METROKALBAR, Ketapang – Seolah tak tertangani, persoalan balap liar yang dilakukan oleh mayoritas remaja semakin meresahkan masyarakat Ketapang. Padahal aktivitas ilegal ini terjadi bukan di tempat tertutup melainkan di jalan raya tepat di tengah kota Ketapang.

Satu diantara warga Ketapang, Agus mengaku resah dengan aktivitas balap liar di kota ketapang yang dianggap tidak pernah terselesaikan.

“Dari dulu  sampai sekarang masih marak, apalagi kalau hari Sabtu Minggu, balap liar sangat menganggu dna meresahkan kami,” tegasnya, Minggu (10/08/25).

Dirinya, mengaku geram karena persoalan balap liar seolah tidak pernah tuntas ditangani. Menurutnya, aksi tersebut tidak hanya mengganggu ketenangan warga saat beristirahat, tetapi juga menimbulkan rasa was-was lantaran berpotensi memicu kecelakaan yang merugikan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Kalau saya liat, saya razianya ada, tapi tidak ada langkah konkret untuk mengatasi. Akibatnya, para pelaku tidak jera dan balap liar tetap marak,” ujarnya.

Sementara, itu, Ahmad (39) warga Kecamatan Delta Pawan berharap Kepolisian Resor Ketapang, khususnya Satuan Lalu Lintas, dapat mengambil langkah yang lebih efektif untuk menekan angka balap liar yang dinilainya merugikan banyak pihak.

“Harus ada langkah tegas, biar tidak terkesan persoalan balap liar tidak tertangani, bahkan razia yang dilakukan jangan cuma dianggap angin lalu, karena sudah banyak kejadian juga kecelakaan dan hal-hal negatif lainnya akibat balap liar,” mintanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Ketapang, AKP Yunita Puspita mengatakan kalau terkait aktivitas balap liar yang mungkin marak, dirinya mengaku kalau persoalan sudah dirinya dengar sejak awal masuk Ketapang sekitar 2 bulan lalu.

“Masukan ini sudah kami terima dari awal kami menjabat dan saya rasa saat ini sudah mulai berkurang dari saat awal. Memang masih harus digiatkan terus,” akunya.

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup