Turun Kelokasi, Nursiri Minta PUTR Perbaiki Lubang di Jembatan yang Memakan Korban
METROKALBAR, Ketapang – Anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Nursiri, kembali menunjukkan kepedulian dengan cepa turun langsung meninjau lokasi lobang di bahu jalan. pada Rabu (22/4/2026).
Hal ini dilakukannya untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kondisi lobang yang parah di Jalan Pangeran Kusuma Jaya, Kelurahan Mulia Kerta.
Kondisi jalan yang berlubang itu, berada di area jembatan, dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Bahkan, akibat kerusakan tersebut sudah beberapa kali menyebabkan pengendara terjatuh dan memakan korban.
“Saya minta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang untuk bergerak cepat memperbaiki lubang di jembatan tersebut agar tidak terus memakan korban,” tegas Nursiri.
Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, bahwa setiap laporan dan keluhan yang disampaikan masyarakat merupakan sinyal penting bagi lembaga legislatif untuk segera mengambil langkah.
Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak boleh ditunda penanganannya. Oleh sebab itu, kita cek kelokasi.
“Setiap laporan warga adalah alarm bagi kami di DPRD untuk bertindak. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah tanggung jawab yang tidak bisa ditunda,” ujarnya.
Nursiri berjanji akan terus mengawal permasalahan ini, dan berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait, khususnya Dinas PUTR, agar proses perbaikan dapat direalisasikan secepat mungkin.
Mengenai penanganan beberapa kerusakan jalan yang tersebar di beberapa titik, Nursiri menjelaskan bahwa hal ini akan dilakukan dengan bertahap atau Bececat, sejalan dengan instruksi Bupati Ketapang.
Penanganan ini dilakukan secara bertahap, namun berkelanjutan, dengan memprioritaskan lokasi yang kondisinya paling parah dan membahayakan, seperti lubang ini.
“Hal ini dinilai efektif agar pembangunan dapat berjalan maksimal dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara merata,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nursiri berharap Pemkab Ketapang Ketapang, melalui Dinas PUTR, dapat segera merespons dan melaksanakan perbaikan demi kenyamanan dan keamanan bersama.
Suara Warga : Jangan Tunggu Viral atau Korban
Jemun, seorang warga pengguna jalan yang sering melintasi di jalan tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, lobang di areal jembatan itu, tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari.
“Lubangnya dalam dan lebar, bahaya buat motor. Kalau tidak fokus bisa jatuh dan saat malam lubang di jembatan itu tidak kelihatan,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten segera melakukan perbaikan permanen. Menurut dia, jalur tersebut merupakan akses padat yang setiap hari dilalui berbagai jenis kendaraan.
“Harapan saya diperbaiki dengan kualitas aspal yang bagus, jangan ditambal sulam atau hanya formalitas saja. Jangan tunggu viral atau ada korban dulu baru diperbaiki,” pungkasnya.









