Mubes I Pemuda Pesaguan Sekayok: Perkuat Organisasi, Lestarikan Adat
METROKALBAR, Ketapang – Organisasi Pemuda Pesaguan Sekayok (PPS) Kabupaten Ketapang menggelar Musyawarah Besar (Mubes) I di Desa Pengatapan, Kecamatan Tumbang Titi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting yang tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga merumuskan arah kebijakan serta program kerja yang strategis.
Acara berlangsung tertib dan penuh semangat demokratis. Sidang pleno dipimpin langsung oleh Dominikus Kullil selaku Ketua Sidang.
Dalam forum tersebut, berbagai agenda penting dibahas secara mendalam, menghasilkan sejumlah keputusan strategis. Di antaranya, kesepakatan untuk melaksanakan pemilihan pengurus tingkat kecamatan secara demokratis dan terbuka, serta pembentukan Biro Adat Dayak yang akan melibatkan para demong adat sebagai penjaga nilai-nilai luhur.
Ketua Umum PPS, Septiano Eko Putra, S.Tr.P, dalam sambutannya menegaskan visi besar organisasi. Ia menekankan bahwa Pemuda Pesaguan Sekayok bukanlah wadah yang dibentuk untuk kepentingan pribadi atau golongan semata.
“Organisasi ini hadir sebagai rumah bersama yang berkomitmen kuat untuk menjaga adat budaya, melindungi wilayah adat, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Septiano juga berharap, melalui organisasi ini, dapat lahir kader-kader pemimpin yang berkualitas dan berintegritas.
Ia menargetkan agar seluruh program kerja yang telah dirancang dapat dijalankan secara nyata, konsisten, dan berkelanjutan demi manfaat bersama.
Sementara itu, Pembina PPS, Toro, S.IP, memberikan dorongan moril agar para pemuda menjadi garda terdepan dalam memajukan organisasi. Ia menekankan bahwa peran generasi muda sangat vital, tidak hanya dalam konteks organisasi, tetapi juga dalam membantu masyarakat luas.
Toro mengingatkan pentingnya keterlibatan pemuda dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari menjaga kelestarian budaya, meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, hingga berpartisipasi aktif dalam pembangunan, termasuk ranah politik, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kebangsaan.
Antusiasme dan dukungan yang besar juga disampaikan oleh Drs. Monri, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Tumbang Titi. Ia menyambut baik kehadiran dan konsolidasi organisasi ini.
Menurutnya, PPS diharapkan dapat menjadi wadah yang memperkuat posisi masyarakat Dayak agar semakin berdaulat dan tidak tertinggal dalam arus perkembangan zaman.
“Semoga organisasi ini mampu menjalankan seluruh program yang telah dirumuskan demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” tuturnya.
Kegiatan Mubes I ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, para ketua DAD, demong adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh anggota Pemuda Pesaguan Sekayok.









