Di Tengah Reses, Nursiri Bantu Perlengkapan Sekolah Anak, Dorong Semangat Pendidikan
METROKALBAR, Ketapang – Di tengah jadwal kegiatan reses pada Kamis (16/7/2026, Anggota DPRD Kabupaten Ketapang Nursiri dari Fraksi Partai Demokrat menyempatkan waktu bersilaturahmi ke kediaman warga di Kecamatan Matan Hilir Selatan.
Kunjungan ini dilakukannya sebagai tindak lanjut laporan masyarakat mengenai kondisi keluarga yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi, di mana anak mereka terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar.
Selain itu, sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran perwakilan rakyat di tengah lapisan masyarakat yang membutuhkan perlindungan khusus, terutama dalam pemenuhan hak dasar pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, Nursiri menyampaikan dorongan dan keyakinan kepada kedua orang tua agar tidak mengurungkan niat memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya.
“Pendidikan adalah hak mutlak setiap anak dan investasi paling berharga bagi masa depan. Jangan sampai kesempatan ini terlewatkan hanya karena keterbatasan kondisi ekonomi. Insya Allah saya siap mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan sekolah anak ini agar tetap dapat menempuh pendidikan dengan layak,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungannya, Nursiri turut menyerahkan paket perlengkapan sekolah yang meliputi tas, alat tulis, serta kebutuhan belajar lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penyemangat bagi sang anak memulai jenjang pendidikan formal.

Keluarga yang dikunjungi berada dalam kondisi yang cukup memperihatinkan, dimana sang ayah masih menjalani masa pemulihan pasca kecelakaan yang mengharuskan amputasi tangan kiri.
Sementara sang ibu juga sedang dalam proses pemulihan setelah menjalani operasi. Kondisi kesehatan kedua orang tua ini berdampak langsung pada kemampuan ekonomi keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun biaya pendidikan.
Merespons situasi tersebut, Nursiri kembali menyoroti ketersediaan program Sekolah Rakyat sebagai solusi strategis pemerintah. Menurutnya, program ini dirancang khusus untuk menjangkau anak dari keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem, menyelenggarakan pendidikan berasrama secara gratis, lengkap dengan fasilitas makan, tempat tinggal, perlengkapan belajar, serta pembinaan karakter secara menyeluruh.
“Kehadiran program ini adalah bukti komitmen negara agar tidak ada anak yang kehilangan peluang meraih cita-cita semata karena faktor ekonomi. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengubah nasib dan membangun masa depan,” tegasnya.
Nursiri juga menyampaikan imbauan kepada Pemerintah Desa untuk meningkatkan kepekaan dan proaktifitas dalam memantau kondisi sosial warga.
“Pemerintah desa harus menjadi garda terdepan yang hadir dan mengetahui kondisi setiap warganya. Lakukan pendataan secara berkala, pastikan keluarga rentan terjangkau oleh program bantuan, dan jangan sampai ada yang luput dari perhatian,” pesannya.
Di akhir kunjungan, Nursiri berharap perlunya sinergi erat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat. Ia meyakini, akses pendidikan yang merata bagi setiap anak adalah fondasi utama membangun daerah yang maju dan beradab.









