Beringas Bak Preman, Pekerja Dapur MBG Serang Rumah Wartawan, Istri dan Anak Alami Syok

METROKALBAR, Ketapang – Tindakan tak beradab bak preman terjadi saat sekelompok pekerja Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kecamatan Delta Pawan, Kelurahan Mulia Baru, menyerang kediaman wartawan di Kabupaten Ketapang, Adang Hamdan. Peristiwa intimidasi ini terjadi pada Selasa (4/8/2026), meninggalkan trauma bagi istri dan anaknya.

Berdasarkan keterangan istri Adang Hamdan, saat kejadian ia baru saja melangkah hendak keluar mengantar anak berangkat les, tiba-tiba rombongan itu mengamuk. Tanpa bicara banyak, salah satu dari mereka secara kasar menarik pakaian yang dikenakannya, perbuatan yang tak sekadar kasar, namun juga mencederai kehormatan.

Belum cukup sampai disitu, mereka sengaja mematikan meteran listrik rumah secara paksa, seolah sengaja mematikan sistem yang terkoneksi dengan listrik di dalam rumah agar mati total.

“Saya diserang, baju saya ditarik-tarik. Bahkan meteran listrik rumah langsung dipadamkan paksa,” ujarnya gemetar menahan amarah dan trauma.

Tindakan ini semakin mempertanyakan niat sesungguhnya, mengapa urusan yang diduga menyangkut pekerjaan atau liputan jurnalistik justru dilampiaskan dengan meneror kediaman dan menyerang ibu serta anak yang sama sekali tak mengetahui apa-apa?

Ini bukan upaya menyelesaikan masalah, melainkan bentuk pemaksaan kehendak dan intimidasi terang-terangan.

“Kalau memang ada persoalan dengan suami saya, jangan serang rumah kami! Selesaikan lewat jalur resmi dan pihak berwajib. Jangan jadikan kami yang tak tahu-menahu sebagai korban,” tegasnya.

Keluarga ini tak akan diam dibungkam dengan cara kasar semacam itu. Rumah adalah tempat perlindungan paling aman, bukan arena main hakim sendiri.

“Kami tak terima diperlakukan semena-mena. Kalau ada urusan, mari selesaikan dengan benar. Jangan biarkan hal seperti ini terulang, karena kami juga berhak hidup aman dan nyaman di rumah sendiri,” cetusnya.

Peristiwa ini diketahui bermula dari pemberitaan terkait polemik dugaan penyajian makanan Program MBG yang dinilai tidak layak dikonsumsi

Berdasarkan fakta yang berkembang, pemberitaan itu memicu reaksi hingga Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya, menjatuhkan sanksi penghentian sementara operasional pada Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) Delta Pawan tersebut.

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup