Senyum Bahagia Warga Terima Air Bersih Siap Minum dari Bupati

METROKALBAR, Ketapang – Akibat kemarau panjang, sejumlah sumber air dan sumur warga mulai mengering. Kondisi ini semakin sulit karena sebagian aliran Sungai Pawan telah mengalami intrusi air laut, sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih.

Sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama TNI dan Polri menghadirkan layanan pengolahan air bersih berteknologi Reverse Osmosis (RO). Pelayanan pengolahan air bersih ini dilakukan di beberapa lokasi di Ketapang.

Di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Matan Hilir Selatan, layanan pengolahan air bersih dilaksanakan menggunakan mobil water treatment bantuan Mabes TNI yang diperbantukan untuk Ketapang dan dioperasikan bersama Kodim 1203/Ketapang.

Melalui fasilitas ini, air diolah langsung di lokasi menjadi air bersih yang aman dan layak konsumsi bagi masyarakat. Bahkan, air bisa langsung diminum.

Di Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayonh, layanan serupa dilaksanakan menggunakan mobil pengolah air bersih dari Brimob Polda Kalimantan Barat yang diperbantukan untuk Kabupaten Ketapang dan didukung oleh Polres Ketapang.

Selain itu, kendaraan pengolah air bersih ini juga dikerahkan ke Desa Sukamaju, Kecamatan Muara Pawan. Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi cepat untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih di tengah keterbatasan sumber air akibat kemarau yang berkepanjangan.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan bantuan ini disalurkan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.

Langkah cepat ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, sekaligus menjaga kesehatan masyarakat di tengah keterbatasan akses air bersih.

Dia menjelaskan, air bersih merupakan kebutuhan dasar sekaligus sumber kehidupan yang menentukan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pemenuhan akses air bersih menjadi perhatian bersama, terlebih di tengah musim kemarau yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bagi warga.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mabes TNI, Kodim 1203 Ketapang, Brimob Polda Kalbar, dan Polres Ketapang atas sinergi serta dukungan yang diberikan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau,” ungkap Alex.

Dia berharap semoga ikhtiar bersama ini mampu meringankan beban masyarakat, baik dalam menghadapi krisis air bersih maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Mari terus merawat alam yang telah menghidupi kita, memperkuat semangat gotong royong, dan saling membantu dalam setiap situasi. Bersama-sama, mari kita jaga Kabupaten Ketapang agar tetap menjadi rumah yang aman, nyaman, dan penuh harapan bagi seluruh warganya,” ajaknya.

Mobil pengolahan air bersih ini akan terus beroperasi dan berkeliling ke sejumlah daerah di Ketapang untuk membantu masyarakat mendapatkan air bersih yang layak konsumsi.

Iklan CMI

Dirgahayu RI Anggota DPRD, Nasdiasyah, S.E,.M.E

M.ERI SETYAWAN, S.Sos.,M.AP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup