Di tengah Aksi Copot Kepala Jobber, SBM Ketapang Lakukan Teatrikal Dorong Motor
METROKALBAR, Ketapang – Di tengah unjuk rasa terkait krisis kelangkaan BBM bersubsidi Pertalite, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina wilayah Ketapang dan Kayong Utara turut melakukan aksi teatrikal mendorong sepeda motor bersama massa mahasiswa.
Aksi teatrikal SBM ini sebagai simbol visua, menggambarkan bahwa kondisi masyarakat Kabupaten Ketapang kesulitan mendapatkan BBM pertalite dan pertamax.
Dalam aksinya tersebut, massa mahasiswa menyampaikan dua tuntutan utama yaitu mendesak pencopotan Kepala Jobber Ketapang, karena Erham yang dinilai kurang responsif terhadap kelangkaan BBM,
Selain itu massa meminta transparansi penuh dari Pertamina mengenai kuota pasokan dan mekanisme pembagian BBM ke setiap SPBU guna mencegah dugaan penyelewengan distribusi.
Di tengah sorotan terhadap Kepala Jobber yang disebut meninggalkan lokasi saat aksi berlangsung, perwakilan SBM Pertamina justru tetap berada di lapangan bersama mahasiswa.
Massa menilai pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap pasokan dan distribusi BBM semestinya bersikap terbuka serta tanggap terhadap aspirasi masyarakat, tanpa harus menunggu adanya ancaman aksi di lokasi operasional.
Bagi massa aksi, persoalan kelangkaan BBM bukan sekadar masalah antrean kendaraan di SPBU. Kondisi tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan memunculkan pertanyaan mengenai kepastian pasokan serta mekanisme distribusi BBM di Kabupaten Ketapang.
Karena itu, massa menegaskan perlunya penjelasan terbuka dari pihak Jobber dan manajemen Pertamina Patra Niaga. Mereka juga meminta evaluasi terhadap jajaran pimpinan yang dinilai bertanggung jawab apabila persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan.
Massa berharap tuntutan yang disampaikan tidak berhenti pada pertemuan dengan demonstran, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret untuk memulihkan distribusi BBM dan memberikan kepastian kepada masyarakat Ketapang.










