BGA Bantu Pemasangan 144 kWh Rumah di Kendawangan, Bupati : Kampoeng Terang, Masyarakat Pun Senang

METROKALBAR, Ketapang – Masyarakat Dusun Bangunsari dan Dusun Wonosari, Desa Banjarsari, Kecamatan Kendawangan, kini dapat menikmati akses jaringan listrik setelah diresmikan pada Selasa (13/10/2026). Sebanyak 144 rumah menerima bantuan pemasangan kWh meter dari PT BGA dan swadaya masyarakat.

Peresmian dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo sebagai bagian dari upaya pemerataan infrastruktur dasar hingga wilayah‑wilayah pelosok.

Hadirnya aliran listrik ini diharapkan mendukung kegiatan belajar‑mengajar anak‑anak di malam hari, memudahkan aktivitas rumah tangga, serta membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pemerataan akses listrik di Kabupaten Ketapang mulai menunjukkan hasil. Tahun ini terdapat 60 titik pemasangan jaringan Listrik Desa baru, jumlah terbanyak di Provinsi Kalimantan Barat, di mana lima di antaranya berada di Kecamatan Kendawangan.

Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil perjuangan sejak tahun sebelumnya, termasuk kunjungan langsung ke kantor pusat PLN dan kementerian untuk memperjuangkan akses bagi desa‑desa yang belum teraliri listrik. Pemerintah daerah menargetkan pemerataan jaringan listrik secara bertahap pada rentang tahun 2028‑2029.

Bupati juga menegaskan bahwa infrastruktur dasar lainnya seperti jalan, fasilitas pendidikan, dan jaringan internet tetap menjadi prioritas, guna memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat pedesaan untuk mengakses pendidikan, informasi, dan peluang ekonomi.

Meskipun terdapat tantangan efisiensi anggaran, upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan terus dilanjutkan sesuai skala prioritas daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan terkait kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, berharap hujan segera turun sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.

Acara peresmian berlangsung dengan suasana hangat, disambut dengan penyambutan adat Dayak dan Jawa sepanjang rute menuju Dusun Bangunsari dan Dusun Wonosari.

Bupati menekankan bahwa keberagaman suku dan adat sebagai kekuatan yang mempererat persaudaraan masyarakat Ketapang.

“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Mari kita jaga kebersamaan, bergotong‑royong, dan bersama‑sama membangun Ketapang agar semakin maju dan mandiri,” ujarnya.

Peresmian ini menjadi salah satu langkah mewujudkan visi “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri”, di mana kampung yang semakin terang diharapkan dapat membuka harapan baru bagi seluruh masyarakat di pelosok daerah.

Iklan CMI

Dirgahayu RI Anggota DPRD, Nasdiasyah, S.E,.M.E

M.ERI SETYAWAN, S.Sos.,M.AP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup