Kawal Kesediaan BBM dan LPG, Bupati Alexander Wilyo Temui Pimpinan Pertamina

METROKALBAR, Pontianak – Guna menjaga kelancaran distribusi serta memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) secara merata.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., melakukan audiensi strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga di Kantor Sales Area Retail Kalimantan Barat, Pontianak.

Rombongan Pemkab Ketapang disambut langsung oleh Sales Area Manager Kalimantan Barat PT Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Adhi Hidayat.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan energi bagi masyarakat Ketapang.

Usulan Strategis Demi Pelayanan Lebih Luas dan Andal

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menegaskan pemerintah daerah akan mengawal ketat ketersediaan BBM dan LPG sebagai kebutuhan pokok sekaligus penggerak roda ekonomi daerah.

Saat ini Pemkab Ketapang tengah memetakan realisasi penyaluran untuk menyusun usulan kebutuhan riil, yang nantinya menjadi dasar pengajuan penambahan kuota BBM dan LPG kepada Kementerian ESDM serta BPH Migas.

“Langkah ini bagian dari upaya bersama agar seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang memperoleh akses energi yang mudah, merata, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain penambahan kuota, pemerintah daerah juga menyampaikan sejumlah usulan strategis:

• Pembangunan SPBU 3T: Mengusulkan titik baru di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar guna memperluas jangkauan pelayanan;

• Dukungan Sektor Perikanan: Penambahan kuota khusus untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) guna mendongkrak produktivitas nelayan lokal;

• Penguatan Infrastruktur: Peningkatan kapasitas tangki penyimpanan serta pembangunan fasilitas Jobber baru di Ketapang demi memperkokoh keandalan pasokan.

Pertamina Dukung Optimalisasi Pelayanan

Merespons hal tersebut, Widhi Tri Adhi Hidayat menyampaikan apresiasi atas proaktifnya Pemkab Ketapang. Ia menegaskan komitmen Pertamina untuk terus menyempurnakan pelayanan dan menyiapkan langkah mitigasi agar distribusi energi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Bupati mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijaksana sesuai kebutuhan, serta meminta pelaku usaha penyaluran menjual dengan harga wajar dan tidak mengambil keuntungan berlebihan. “Kami pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan layak,” tegasnya.

Sinergi yang terjalin antara Pemkab Ketapang, Pertamina, Pemerintah Pusat, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi fondasi kokoh ketahanan energi daerah, sekaligus mewujudkan visi besar: Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri.

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup