Demo Hari Buruh di Ketapang, Ketua DPRD M.Febriadi Temui Langsung Pendemo

Ketua DPRD Ketapang M.Febriadi Temui Langsung Pendemo di depan Gedung DPRD Ketapang

METROKALBAR, Ketapang  – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang, M.Febriadi, menemui langsung pendemonstran yang tergabung dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) cabang Ketapang.

Ratusan massa itu melakukan aksinya didepan Gedung DPRD Kabupaten Ketapang, pada Selasa 2 Mai 2023.

Selain terkait dengan Undang-undang Ciptakerja, mereka juga mendukung Kapolda
memberantas mafia tanah di Kalimantan Barat.

Di hadapan aksi massa itu, Ketua DPRD M.Febriadi menyampaikan, Saya ucapkan selamat datang kepada bapak-bapak ibu-ibu para buruh Kabupaten Ketapang yang tergabung di Federasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia dan tadi kami juga sudah mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah daripada bapak-bapak ibu-ibu yang disampaikan oleh ketua federasi maupun sekretaris.

“Ini tentunya menjadi pemikiran kami bersama dalam hal mengambil sebuah kebijakan dalam menekan ataupun pressure pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsi mereka,” katanya.

Sebagai ketua DPRD dan tentunya nanti saya bersama-sama perwakilan akan membicarakan itu dan selanjutnya akan kita buat sebuah pernyataan sikap atau sebuah kesimpulan yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah Kabupaten Ketapang dalam hal ini bupati dan wakil bupati.

“Kami akan memanggil pemerintah daerah dalam melakukan rapat-rapat kerja dengan tugas dan fungsi DPRD selain membuat peraturan perundang-undangan daerah Tentu juga melakukan fungsi pengawasan terhadap jalannya kinerja pemerintah daerah,” Pungkasnya.

Diketahui ada 9 (sembilan) tuntutan para buruh, yang mana mereka ( para buruh) mengharapkan agar perjuangan yang mereka lakukan hari ini dapat dibantu dan dikawal oleh para wakil rakyat.

Adapun aspirasi/tuntutan tersebut yaitu,
1. Tolak dan Cabut Omnibus Law UU No 6 Tahun 2023 tentang Ciptaker.
2. Terbitkan perda kearifan local
3. Mendukung kapolda memberantas mafia tanah di Kalimantan Barat
4. Mendukung Kapolda untukmemproses hukum pengusaha yang melakukan Union busting di PT.HPMU
5. Hapuskan Outsourcing
6. Kaji ulang dampak pelarangan expor hasil atambang terhadap Buruh
7. Buruh yang diikutkan BP Jamsostek hanya dua program.
8. PKWT berkepanjangan/ tolak BHL (Buruh Harian Lepas), dan
9. Ganti Seluruh Mediator Ketapang.

Berdasarkan pantauan wartawan media ini dilokasi, aksi demo ratusan buruh yang tergabung dalam SBSI Cabang Ketapang itu, berjalan tertib, aman dan lancar. Dalam aksinya para pendemo mendapat pengawalan dari TNI/Polri dan POL PP serta didukung  BPBD Kabupaten Ketapang.**

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup