Keracunan Massal MBG di Marau Naik Jadi 227 Orang, Perkedel dan Tahu Diduga Sebabnya

Ratusan siswa di Kecamatan Marau mengalami keracunan setelah mengkonsumsi MBG. poto : ist.

METROKALBAR, Ketapang – Sebanyak 227 siswa dan guru dari SMP Negeri 1, SMA Negeri 1, dan SMK Negeri 1 Kecamatan Marau mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (05/02/26).

Jumlah ini meningkat dari data awal hingga pukul 16.00 WIB yang mencatat 162 orang dirawat di Puskesmas setempat, Namun, hingga pukul 20.00 WIB, jumlah korban meningkat menjadi 227 orang sesuai informasi dari perangkat desa di Kecamatan Marau.

Kasus keracunan Ini, diduga terkait dengan konsumsi menu MBG yang terdiri dari nasi putih, gulai telur, perkedel tahu, tumis sawi putih dan wortel, serta puding.

Kepala Program BGN Region Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, menyampaikan dugaan awal terkait sumber penyebabnya.”Berdasarkan pemeriksaan awal, dugaan sementara mengarah pada menu perkedel tahu,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, menyatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB. Para korban mengeluhkan gejala mual, muntah, sakit perut, dan diare setelah menyantap hidangan MBG.

“Para korban dibawa ke Puskesmas sekitar pukul 10.00 pagi dalam kondisi muntah-muntah, pusing, dan sebagian mengalami diare. Yang jelas, mereka mengalami dehidrasi,” jelas dr. Feria.

Untuk menangani situasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang telah mengerahkan lima tim kerja dari berbagai unit terkait, yaitu Tim Dinas Kesehatan Ketapang, Puskesmas Marau, Puskesmas Jelai Hulu, dan Puskesmas Suka Mulia.

Tim bertugas tersebut memberikan perawatan kepada korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab keracunan.

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup