Hari Pers Nasional 2026, AJK Gelar Workshop Jurnalistik hingga Bagi Sembako

Dihari Pers Nasional, Ratusan pelajar berbagai sekolah di Ketapang ikuti Workshop Jurnalistik yang diadakan AJK dan KPI STAI Al-Haudl Ketapang.

METROKALBAR, Ketapang – Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) bekerja sama dengan Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) STAI Al-Haudl Ketapang telah menyelenggarakan Workshop Jurnalistik di Auditorium Soenardi Basnu, Ketapang, pada hari Senin (09/02/26).

Kegiatan yang mengusung tema “Jurnalistik Pelajar di Era Digital: Menulis, Berpikir Kritis, dan Bertanggung Jawab” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dasar jurnalistik bagi mahasiswa dan pelajar di tengah perkembangan pesat arus informasi digital saat ini.

Ketua Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), Theo Bernadhi, menyatakan bahwa pelaksanaan workshop ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 9 Februari, sekaligus sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani antara AJK dan STAI Al-Haudl Ketapang, khususnya untuk Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam.

“Workshop ini merupakan bagian dari komitmen dan program AJK dalam mendorong lahirnya jurnalis-jurnalis muda yang tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga memahami etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Theo.

Menurutnya, di era digital saat ini setiap orang dapat dengan mudah menyebarkan informasi melalui berbagai platform. Namun, tidak semua informasi yang beredar memenuhi prinsip jurnalistik yang benar, bahkan mahasiswa dan pelajar menjadi kelompok yang cukup rentan terpapar berita bohong atau hoaks.

“Oleh karena itu, mahasiswa dan pelajar perlu dibekali kemampuan menulis berita yang faktual, berpikir kritis, serta bertanggung jawab terhadap informasi yang diproduksi dan disebarkan,” imbuhnya.

Selain kegiatan workshop, dalam rangka memperingati HPN, pihak AJK juga akan melaksanakan program berbagi dengan membagikan 100 paket sembako gratis. Penerima bantuan meliputi wartawan senior, beberapa perwakilan lembaga masyarakat sipil (LSM), hingga pekerja harian.

“Besok (selasa – red) kita salurkan karena program berbagi merupakan kegiatan rutin AJK dalam berbagai kesempatan termasuk di setiap peringatan HPN setiap tahunnya,” jelas Theo.

Sementara itu, Ketua STAI Al-Haudl Ketapang, Burhanuddin, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara insan pers dan dunia akademik dalam memberikan edukasi jurnalistik kepada mahasiswa dan pelajar.

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. Workshop jurnalistik menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu memahami media secara cerdas serta tumbuh menjadi generasi yang bijak dan beretika dalam bermedia,” ucap Burhan.

Workshop jurnalistik tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi KPI STAI Al-Haudl Ketapang serta peserta dari berbagai sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah (MA) se-Kabupaten Ketapang.

Selain sesi pemaparan materi oleh narasumber dari AJK, kegiatan juga diperkaya dengan diskusi interaktif yang membahas praktik jurnalistik di lapangan dan tantangan media yang dihadapi di era digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan kemampuan menulis berita yang faktual, berpikir secara kritis, dan selalu sesuai dengan kaidah jurnalistik yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup