Gerak Cepat Dinas PUTR Ketapang Tangani Sumbatan Drainase Saat Hujan

METROKALBAR, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan sumbatan drainase saat hujan deras mengguyur wilayah perkotaan.

Salah satu penanganan dilakukan di Jalan Letkol M Tohir, Kelurahan Kantor, Kecamatan Delta Pawan, Minggu (3/01/26), dengan menerjunkan pekerja lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem drainase tetap berfungsi optimal dan mencegah terjadinya genangan air di kawasan permukiman maupun ruas jalan kota.

Terlihat ​Kepala Bidang SDA Dinas PUTR Ketapang, Hendri Hadi Saputra, turun langsung memantau proses pembersihan saluran drainase. Seperti diketahui, kawasan ini merupakan salah satu titik rawan yang kerap mengalami luapan air hingga ke badan jalan saat intensitas hujan tinggi.

Saat dikonfirmasi, ​Hendri menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari laporan warga mengenai mampetnya aliran air, khususnya drainase menuju komplek pasar baru melalui drainase Jalan Basuki Rahmat.

​“Ini merupakan respon cepat pemerintah daerah terhadap banyaknya pengaduan masyarakat. Kami ingin memastikan air tidak lagi meluber ke badan jalan,” ujar Hendri di sela-sela peninjauan.

​Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pembersihan rutin, melainkan strategi awal untuk mengembalikan fungsi optimal saluran air di kawasan perkotaan guna meminimalisir risiko banjir.

​Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pembersihan dan penggalian secara manual. Hendri memaparkan teknik khusus yang digunakan timnya, yakni memulai pembersihan dari arah muara menuju hulu.

​“Kami memulai dari muara ke atas. Jika dilakukan dari atas ke bawah, itu hanya akan mengurangi debit air sementara, namun aliran airnya tetap lambat. Dengan metode ini, aliran air diharapkan jauh lebih lancar,” jelas Hendri secara teknis.

​Meskipun pemerintah gencar melakukan normalisasi, Hendri menekankan bahwa masalah drainase memerlukan kerja sama lintas sektor. Ia mengajak pihak kelurahan dan masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan.

​“Perlu sinergi dan semangat gotong royong. Penanganan banjir tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Terlebih Hendri mengakui, ​Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang menekankan pentingnya pelayanan infrastruktur yang cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat.

Langkah konkret Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang dalam menangani masalah drainase dan genangan air mendapatkan apresiasi positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Wakil Ketua LAKI Ketapang, Ujang Yandi.

Ujang menilai bahwa penanganan yang dilakukan dinas terkait sangat tepat sasaran, mengingat wilayah tersebut sebelumnya memang kerap dilanda luapan air hingga menutupi badan jalan setiap kali hujan turun.

Menurut pantauannya, hingga saat ini tim dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTR terus bekerja maksimal melakukan pembenahan. Mereka tidak hanya membersihkan saluran yang tersumbat, tetapi juga tetap sigap melayani setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat.

“Respon di bidang ini sangat cepat dan tangkas dalam menangani permasalahan yang timbul di lapangan. Secara khusus saya memberikan apresiasi kepada Dinas PUTR dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Ujang.

Sementara itu, harapan sama juga disampaikan oleh joko, salah seorang pemilik toko dan warga setempat.

Ia menjelaskan bahwa penyebab utama banjir dan genangan di lokasi tersebut seringkali disebabkan oleh saluran yang menjadi dangkal akibat tertimbun material pasir dan lumpur.

“Semoga setelah dibersihkan ini, tidak terjadi genangan air lagi, sehingga aktivitas warga dan usaha kami tidak terganggu Terima kasih kepada Dinas PUTR terutama Kabid SDA yang sudah menurunkan tim membersihkan saluran drainase ini,” ungkapnya.

Arahan Bupati Ketapang 

Sebelumnya, Bupati Ketapang,Alexander Wilyo, menegaskan pentingnya respons cepat jajaran dinas PUTR Ketapang  menangani keluhan masyarakat terkait infrastruktur.

Menurut Bupati, kritik dan masukan masyarakat adalah informasi penting yang harus segera ditindaklanjuti, bukan hanya ditanggapi secara administratif.

“Kalau ada keluhan masyarakat, harus kita datangi. Jangan menunggu viral di media sosial baru bergerak,” tegas Bupati saat memimpin apel pagi di halaman kantor Dinas PUTR Ketapang. Rabu (29/4/26).

Selain itu, Ia meminta memanfaatkan  kegiatan yang preventif, seperti membersihkan parit dan drainase guna mencegah banjir saat musim hujan.

Terakhir, Bupati mengingatkan seluruh pejabat dan staf agar proaktif turun ke lapangan, memantau kondisi, dan menyusun rencana kerja tanpa harus menunggu instruksi pimpinan.

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup