Kisah Bang Roni Ubah Limbah Menjadi “Emas Hitam” Lewat PT Roni Bintang Virgo

METROKALBAR, Ketapang – Mengambil keputusan berani meninggalkan kenyamanan demi sebuah visi besar bukan hal yang mudah. Namun bagi Bang Roni, langkah yang diambil sejak Oktober 2019 kini telah membuahkan hasil nyata.

Dengan ketekunan, ia mengubah limbah sekam padi yang tak bernilai menjadi produk bernilai tinggi yang dijulukinya “Emas Hitam” media tanam dan pupuk organik premium yang kini dikelola secara resmi di bawah bendera PT Roni Bintang Virgo.

Awal Perjalanan: Dari Depot Bibit hingga Laboratorium Alam

Usaha ini bermula dari nama Depot Bibit Bang Roni, yang awalnya berfokus pada penyediaan bibit palawija siap tanam berbasis bahan organik. Seiring berjalannya waktu dan menyesuaikan kondisi, arah usaha berubah menjadi produksi media tanam siap pakai berkemasan.

Tantangan terbesarnya adalah di awali dengan meyakinkan pasar yang masih ragu. Untuk membuktikan kualitasnya, Bang Roni membangun apa yang ia sebut “laboratorium alam”:

ia menunjukkan bahwa tanaman seledri dapat tumbuh subur hanya dengan menggunakan arang sekam, sama sekali tanpa campuran tanah. Keberhasilan pembuktian ini menjadi titik balik penting pada Januari 2020.

Momen krusial lain datang dari dukungan sederhana namun berarti. Bude Yatik, seorang pemilik usaha Rias Pengantin Putri Solo, ia menjadi pembeli pertama sekaligus pendukung awal dengan modal sebesar Rp20.000. Dukungan kecil inilah yang menjadi pemantik agar usaha ini mampu bertahan dan berkembang hingga kini.

Strategi Pemasaran dan Ujian Kehidupan

Dalam menjangkau pasar, ia menerapkan cara pemasaran khas yang disebutnya sistem “Piramida Terbalik”. Berkat strategi ini, jaringan PT Roni Bintang Virgo kini diperkuat oleh 11 agen dan distributor yang tersebar di wilayah Kabupaten Ketapang hingga Kayong Utara.

Namun perjalanan menuju kemajuan tidak selamanya mulus. Saat merencanakan peningkatan kualitas dan penggantian kemasan menjadi jenis premium pada awal tahun 2025, Ia justru diuji dengan penurunan kondisi kesehatan yang cukup berat.

Ia pun harus kembali mengambil keputusan tegas: memperlambat laju usaha sejenak demi pemulihan sekaligus mengevaluasi seluruh langkah ke depan.

Bagi Bang Roni, jatuh bangun adalah proses yang tetap dijalani dengan semangat.

“Fokus dan konsistensi adalah kunci. Kadang kami harus mundur selangkah untuk bersiap melaju lebih cepat. Seberapa pun hasilnya, kami syukuri sepenuhnya,” ungkapnya optimis.

Rekam Jejak Kemajuan yang Terukur

Ketekunan ini tercatat jelas dalam serangkaian pencapaian hukum dan kualitas:

• Oktober 2020: Memiliki izin resmi UMKM dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

• Juli 2021: Kualitas produk teruji secara ilmiah melalui hasil penelitian Laboratorium Universitas Tanjungpura Pontianak.

• Juli 2023: Bertransformasi dari skala UMKM menjadi badan hukum PT Roni Bintang Virgo, diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM serta terdaftar sah sebagai wajib pajak badan.

Dalam keberhasilan, Tetap rendah hati

“Segala pencapaian ini adalah karunia Allah SWT. Tanpa ridho-Nya, kami bukanlah siapa-siapa; rezeki pun telah Allah letakkan di jalan usaha ini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas PUPR dan Tata Ruang, Dinas Perkim LH, serta dukungan dari Yayasan Yiari Ketapang dan PT. MPK yang turut mendampingi pengembangan usahanya.

Visi Besar dan Pesan untuk Lingkungan

Mengusung semboyan “Inovasi, Kreativitas, Edukasi, dan Kerja Tuntas”, visi jangka panjangnya adalah menjadikan perusahaan ini berskala internasional di bidang industri pupuk organik berbasis limbah pertanian.

Sembilan langkah strategis telah disusun, mulai dari memodernisasi fasilitas produksi, memanfaatkan seluruh jenis limbah pertanian dan peternakan, mengolah eceng gondok menjadi unsur hara tanah, hingga membangun jaringan pendidikan dan kerja sama dengan sekolah serta perguruan tinggi demi keberlanjutan usaha.

Di akhir pernyataannya, Bang Roni mengajak seluruh pihak.“Mari kita hijaukan kembali bumi dengan penggunaan pupuk organik, demi menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan.”ajaknya.

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup