Kado Hari Bhayangkara, Polres Ketapang Raih Empat Penghargaan
METROKALBAR, Ketapang – Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 terasa semakin istimewa bagi jajaran Polres Ketapang. Di tengah semarak peringatan yang digelar di tingkat Polda Kalimantan Barat, satuan kepolisian ini berhasil membawa pulang empat penghargaan sekaligus.
Prestasi gemilang ini seolah menjadi “kado terindah” yang dipersembahkan untuk institusi Polri, sekaligus bukti nyata kinerja dan dedikasi bagi masyarakat.
Momen itu terjadi saat penyerahan penghargaan digelar dalam rangkaian kegiatan Car Free Day di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Minggu (28/6/2026).
Polres Ketapang unggul dalam dua bidang utama: Ketahanan Pangan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, mengalahkan sejumlah satuan lain se-Kalimantan Barat.
Empat penghargaan tersebut meliputi Juara II Umum Lomba Ketahanan Pangan Polri, Juara I Kategori Luasan Tanam Bulan Juni 2026, Juara II Lomba Inovasi Kepala SPPG, serta Juara III Lomba Pengelolaan SPPG.
Penghargaan diterima langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, didampingi Ketua SPPG Kecamatan Delta Pawan dan Simpang Hulu, di hadapan jajaran pimpinan Polda Kalbar.
Keberhasilan ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras yang terukur. Untuk kategori ketahanan pangan misalnya, Polres Ketapang telah mendayagunakan potensi lahan seluas 1.490,04 hektare.
Hingga Juni 2026, sudah tercatat 242,20 hektare yang berhasil ditanami atau mencapai 40,56 persen dari target. Hasil panennya pun mengesankan, dengan rata-rata produksi 4,58 ton per hektare dan total mencapai 448,6 ton, sebagian di antaranya telah diserap oleh Bulog.
Tak hanya soal bertani, terobosan dalam pengelolaan gizi juga membuahkan hasil. Inovasi yang dikembangkan oleh Bhayangkari Cabang Ketapang serta tata kelola yang rapi menjadikan program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Kapolres AKBP Muhammad Harris mengaku sangat bersyukur atas capaian ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah milik bersama seluruh elemen yang terlibat.
“Penghargaan ini bukanlah piala semata, melainkan bukti bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat mampu melahirkan karya nyata. Ini menjadi penyemangat agar kami terus mengabdi, berinovasi, dan mewujudkan semangat Polri Presisi yang melayani dan melindungi,” ujarnya.
Dengan empat penghargaan ini, Polres Ketapang membuktikan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut serta membangun kesejahteraan.
Sebuah kado berharga yang tak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten Ketapang.









