Pekerja Hilang di Laut, Dugaan Jaminan BPJS Diabaikan, PT BAP Didesak Evaluasi Vendor
METROKALBAR, Ketapang -Ketapang – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan proyek PT BAP, Desa Pagar Mentimun, Kabupaten Ketapang, Seorang pekerja dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat pekerjaan konstruksi di area Jetty 8 pada Jumat, (14/08/2026) sekitar pukul 03.20 WIB.
Korban diketahui bernama Edi Wahyudi, kelahiran Indramayu pada 1998. Hingga informasi ini dihimpun, Edi masih belum ditemukan. Dalam insiden yang sama, seorang pekerja bernama Aziz dilaporkan berhasil diselamatkan.
Kronologi yang diterima, kecelakaan terjadi ketika pekerja sedang melakukan pengecoran konstruksi pelabuhan di Jetty 8. Salah seorang pekerja diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke laut.
Melihat rekannya jatuh, seorang pekerja lain berusaha memberikan pertolongan. Namun, dalam upaya tersebut pekerja itu disebut ikut terbawa arus karena kondisinya melemah. Rekan kerja lainnya kemudian melakukan pertolongan dan berhasil menyelamatkan Aziz. Sementara Edi masih dalam pencarian.
Kecelakaan tersebut melibatkan pekerja dari pihak vendor atau subkontraktor yang bekerja di lingkungan proyek PT BAP, di antaranya PT Naga Jaya Sahabat.
Iskandar, bos PT Naga Jaya Sahabat, membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut. “Benar, memang terjadi kecelakaan kerja,” ujar Iskandar saat dikonfirmasi.
Senada dengan Iskandar, Hendra, salah satu petinggi PT Naga Jaya Sahabat, juga membenarkan terjadinya insiden kecelakaan kerja di area proyek tersebut.
Dari insiden tersebut, ironisnya pekerja atau korban diduga tidak terdaftar di BPJS atau jaminan perlindungan sosial para pekerja.
Bahkan parahnya lagi, sebagian besar pekerja PT Naga Jaya Sahabat diduga belum memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.
Untuk diketahui, PT Naga Jaya Sahabat merupakan salah satu vendor dalam proyek PT BAP. Perusahaan ini juga disebut beberapa kali menghadapi persoalan ketenagakerjaan. Kecelakaan kerja disebut kembali terjadi pada 8 Agustus 2026, hanya beberapa hari sebelum insiden yang menimpa Edi.









