Bupati Alex Lantik Peran Strategis PKK Kecamatan
METROKALBAR, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan pelantikan dan pengukuhan sejumlah peran strategis di tingkat kecamatan, yang meliputi Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Genre, serta kepengurusan Dekranasda, dalam suasana yang penuh khidmat dan kebersamaan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Ketapang beserta Ketua TP PKK Kecamatan, serta berbagai unsur organisasi dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang menyampaikan bahwa pelantikan dan pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pelaksanaan program pembangunan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Ini bukan hanya tentang jabatan atau selempang yang dikenakan, tetapi tentang tanggung jawab dan amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Ketua TP PKK Kecamatan memiliki peran sebagai ujung tombak dan motor penggerak dalam memberdayakan keluarga. Melalui 10 program pokok PKK, diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Selain itu, peran Ketua Tim Pembina Posyandu juga dinilai semakin strategis. Saat ini, Posyandu tidak hanya berada di bawah satu bidang, tetapi telah didukung oleh enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, pekerjaan umum, ketertiban umum, dan sosial.
“Dengan adanya enam SPM ini, Posyandu menjadi semakin kuat secara kelembagaan dan memiliki dasar dalam penganggaran serta pemberian insentif bagi kader,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 262 Posyandu di Kabupaten Ketapang telah memiliki SK dan sedang dalam proses registrasi untuk mendapatkan pengakuan resmi secara nasional.
Sementara itu, peran Bunda PAUD juga menjadi perhatian penting, terutama dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Masa usia dini adalah masa emas yang tidak bisa diulang. Karena itu, kita harus memastikan setiap desa memiliki layanan PAUD,” tegasnya.
Di bidang literasi, Kabupaten Ketapang juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih peringkat pertama tingkat Provinsi Kalimantan Barat dalam kategori kegemaran membaca tahun 2025.
“Prestasi ini harus kita pertahankan bersama melalui sinergi antara Bunda Literasi kabupaten, kecamatan, hingga desa,” tambahnya.
Sementara itu, Bunda Genre diharapkan mampu menjadi pendamping dan pembimbing bagi generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku berisiko, seperti penyalahgunaan narkoba, pernikahan dini, dan pergaulan bebas.
Tak kalah penting, peran Dekranasda juga diharapkan mampu mendorong pengembangan UMKM dan kerajinan lokal agar mampu bersaing serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan ke depan, Kabupaten Ketapang ditargetkan dapat memiliki produk wastra khas daerah.
“Semua peran ini saling berkaitan. Mulai dari pendidikan, kesehatan, literasi, hingga ekonomi masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa amanah yang diberikan memang tidak disertai dengan gaji, sehingga dibutuhkan keikhlasan, semangat pengabdian, serta kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si turut menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh pihak yang baru saja dilantik.
Ia mengucapkan selamat dan menekankan bahwa setiap jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Di balik pelantikan ini, ada harapan besar dari pemerintah dan masyarakat. Jalankan tugas ini dengan sepenuh hati,” pesannya.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga pembangunan nonfisik seperti pendidikan, kesehatan, dan karakter masyarakat.
“Keseimbangan antara pembangunan fisik dan nonfisik itu penting. Pendidikan, moral, dan karakter juga harus kita bangun bersama,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Ketapang yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan perkembangan positif di sektor konektivitas daerah, di mana dalam waktu dekat akan dibuka penerbangan langsung (direct flight) rute Ketapang–Jakarta yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 5 Juni mendatang.
“Ini bagian dari upaya kita membuka akses dan meningkatkan konektivitas daerah agar Ketapang semakin maju dan tidak bergantung pada daerah lain,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan rencana pengembangan rute lanjutan yang terhubung ke kota-kota lain seperti Yogyakarta, yang diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk pendidikan maupun pariwisata.
Mengakhiri sambutannya, Bupati kembali mengajak seluruh pihak untuk menjadikan amanah yang diberikan sebagai ladang pengabdian dan ibadah.
“Mari kita bergotong royong, bekerja bersama, dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Ketapang yang kita cintai,” tutupnya.
Kegiatan pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam mempercepat pembangunan berbasis keluarga dan masyarakat, serta memperkuat sinergi antar berbagai elemen dalam mewujudkan Ketapang yang maju, mandiri, dan sejahtera.









