Demi Kesejahteraan Daerah, Bupati Ketapang Minta Perusahaan Utamakan Tenaga Lokal

METROKALBAR, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang mengimbau seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal serta aktif menjaga kondusivitas sosial di lingkungan operasional.

Hal tersebut tertuang dalam surat resmi yang ditanda tangani langsung Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si yang ditujukan kepada pimpinan perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit, pertambangan, kehutanan, serta industri dan kawasan industri se-Kabupaten Ketapang.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan berkeadilan menuju Ketapang yang maju dan mandiri, khususnya dalam peningkatan perekonomian masyarakat serta pembangunan kehidupan sosial dan budaya.

Dalam surat tersebut, Bupati menegaskan sejumlah poin penting yang harus menjadi perhatian dunia usaha, di antaranya.

Pertama, perusahaan diminta memprioritaskan rekrutmen tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang dibutuhkan. Kebijakan ini bertujuan untuk memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kedua, perusahaan diharapkan berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal melalui pelatihan, program magang, dan berbagai bentuk pemberdayaan lainnya. Upaya ini dinilai penting agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia usaha secara berkelanjutan.

Ketiga, dalam menghadapi potensi permasalahan sosial di wilayah operasional, perusahaan diminta mengedepankan penyelesaian melalui jalur mediasi dan musyawarah mufakat dengan menghormati kearifan lokal dan adat istiadat setempat, sebelum menempuh jalur hukum formal.

Keempat, seluruh poin tersebut diminta untuk dilaksanakan secara sungguh-sungguh sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas investasi dan mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan.

“Ini sebagai bagian dari ikhtiar dan bentuk keberpihakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, mengurangi angka pengangguran, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan pemerataan pendapatan di Kabupaten Ketapang,” ujarnya.

Iklan CMI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup